Tiga Putra Togale Tampil Membanggakan dalam Pentas Budaya HUT ke-23 Halmahera Selatan
Halmahera Selatan – Tiga putra terbaik asal Togale tampil membanggakan dalam pentas tarian budaya yang digelar pada rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara. Ketiganya tampil mewakili instansi masing-masing dengan membawakan tarian perang tradisional khas Togale, yakni Cakalele. Rabu (10/6/2026)
Ketiga tokoh tersebut adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Selatan, Muh. Zaki Abd Wahab, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Halmahera Selatan, Halifat Wahid Barnabas, serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Sudarto Abd Wahab.
Penampilan mereka menjadi salah satu daya tarik dalam perayaan HUT ke-23 Halsel. Dengan mengenakan atribut adat dan perlengkapan khas tarian Cakalele, ketiganya menunjukkan semangat pelestarian budaya yang mendapat apresiasi dari masyarakat dan peserta kegiatan.
Tarian Cakalele merupakan salah satu warisan budaya Togale Maluku Utara yang sarat dengan nilai kepahlawanan, keberanian, dan semangat persatuan. Melalui penampilan tersebut, para peserta tidak hanya memperlihatkan kemampuan seni budaya, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menjaga identitas dan tradisi daerah.
Muh. Zaki Abd Wahab mengatakan bahwa keterlibatan para pejabat daerah dalam pentas budaya merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi bagian penting dari jati diri masyarakat Halmahera Selatan.
“Budaya adalah warisan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Melalui momentum HUT Halsel ini, kita ingin menunjukkan bahwa budaya daerah tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Halifat Wahid Barnabas yang menilai kegiatan budaya menjadi sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa cinta terhadap daerah.
“Perayaan HUT Halsel bukan hanya tentang mengenang sejarah daerah, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi kekuatan dan identitas masyarakat Halmahera Selatan,” katanya.
Sementara itu, Sudarto berharap kegiatan budaya seperti ini terus menjadi bagian dari agenda daerah agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya lokal.
Perayaan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan tahun ini menjadi momentum untuk menampilkan beragam kekayaan budaya daerah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan sesuai tema perayaan, “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan.”
Redaksi : Tarmiji Usman





