Warga Geti Baru Soroti Kades yang Disebut Enam Bulan Tinggalkan Desa
Halmahera Selatan — Warga Desa Geti Baru, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, mempertanyakan keberadaan dan aktivitas Kepala Desa (Kades) Geti Baru yang disebut telah sekitar enam bulan tidak berada di desa untuk menjalankan tugas pemerintahan. Sabtu (3/10/2026)
Warga mengaku kesulitan bertemu dengan kepala desa di kantor desa. Menurut mereka, Kades Geti Baru lebih banyak berada di Labuha, ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan, dan disebut telah meninggalkan desa hampir setengah tahun.
Warga juga menyebut adanya informasi bahwa kepala desa mengikuti aktivitas kapal pajeko atau kapal penangkap ikan selama berada di luar desa. Namun, informasi tersebut masih merupakan keterangan dari warga dan perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.
Kondisi tersebut mendorong warga meminta Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk mengevaluasi kinerja Kepala Desa Geti Baru.
"Kami menyesalkan desa ditinggalkan tanpa kepemimpinan yang maksimal. Bagaimana desa bisa maju dan berkembang kalau pemimpinnya lebih memilih tinggal di kota," ujar salah seorang warga.
Warga menilai kepala desa memiliki tanggung jawab penting dalam menjalankan roda pemerintahan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan program pembangunan dan pemberdayaan desa tetap berjalan.
"Kalau memang sudah tidak mampu mengurus desa, lebih baik mengundurkan diri. Jangan sampai desa seperti ini. Kami meminta pemerintah daerah bersikap tegas demi kebaikan dan kemajuan Desa Geti Baru," kata warga lainnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap kondisi pemerintahan Desa Geti Baru.
Mereka juga meminta agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan serta roda pemerintahan desa tidak terganggu akibat ketidakhadiran kepala desa.
Saat ini, kepala Desa Geti Baru tidak dapat di konfirmasi oleh awak media.
Redaksi : Tarmiji Usman




