Puskesmas Busua dan Pemerintah Desa Fofao Kolaborasi Wujudkan Desa Pembudayaan Hidup Sehat
KAYOA BARAT Halmahera Selatan — Puskesmas Busua bersama Pemerintah Kecamatan Kayoa Barat dan Pemerintah Desa Fofao, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, berkolaborasi melaksanakan kegiatan Pemberdayaan dan Pembudayaan Hidup Sehat di Desa Fofao, Sabtu (10/10).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Bupati Halmahera Selatan Nomor 4 tentang Penetapan Desa Pembudayaan Hidup Sehat. Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Desa Fofao ditetapkan sebagai salah satu desa yang dipersiapkan untuk mengembangkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Selain itu, desa tersebut menjadi perwakilan Kecamatan Kayoa Barat dalam ajang lomba Pemberdayaan Hidup Sehat tahun 2027 mendatang.
Sejumlah kegiatan pelayanan kesehatan dilaksanakan dalam program tersebut, di antaranya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Cek Kesehatan Gratis (CKG), imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, serta pelayanan ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil.
Kepala Puskesmas Busua, Fadli, mengatakan bahwa penetapan Desa Fofao sebagai Desa Pembudayaan Hidup Sehat merupakan kesempatan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
"Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Kami juga ingin memastikan pelayanan kesehatan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, imunisasi, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak," ungkapnya.
Fadli menambahkan, keberhasilan program pembudayaan hidup sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
"Kami siap berkolaborasi dan berkontribusi untuk menyukseskan program Pembudayaan Hidup Sehat di Desa Fofao. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi persiapan menghadapi lomba, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat agar perilaku hidup sehat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Melalui program ini, pemerintah dan tenaga kesehatan berharap Desa Fofao dapat menjadi contoh penerapan perilaku hidup sehat di Kecamatan Kayoa Barat. Peningkatan pemanfaatan fasilitas kesehatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga diharapkan menjadi bagian penting dari keberlanjutan program tersebut.
Dengan dukungan semua pihak, pembudayaan hidup sehat di Desa Fofao diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pemenuhan kebutuhan kesehatan ibu dan anak.
Redaksi: Tarmiji Usman






